
Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan menyelenggarakan Bimbingan Teknis Program Bantuan SMK Pusat Keunggulan Sektor Pemesinan Konstruksi dan Sektor Lainnya (27/05/2021).
Sebanyak 87 SMK berpartisipasi dalam pengajuan program bantuan SMK Pusat Keunggulan, namun yang dinyatakan sesuai dengan kriteria pemenuhan melalui penyeleksian yang kompetitif sebagai SMK Pusat Keunggulan dan hadir pada saat Bimbingan Teknis yaitu 64 SMK.
SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) merupakan program pengembangan SMK dengan kompetensi keahlian tertentu dalam peningkatan kualitas dan kinerja, yang diperkuat melalui kemitraan dan penyelarasan dengan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA) yang akhirnya menjadi SMK rujukan yang dapat berfungsi sebagai sekolah penggerak dan pusat peningkatan kualitas dan kinerja SMK lainnya.
Menurut Arie Wibowo Khurniawan, Koordinator Bidang Sarana dan Prasarana, Direktorat SMK, “SMK PK harus memiliki pemikiran out of the box dalam menjalankan program baik itu dalam pengembangan sumber daya manusia maupun sarana prasarana. Jika dilihat dari masa ke masa, selama ini sekolah menggunakan sarana prasarana yang sama saja ruang kelas yang sama dengan abad ke-18 atau 19 dengan warna warna kursi dan ruangan yang monoton, sedangkan peserta didik sudah memasuki abad ke-21 dan perkembangan teknologi terus berkembang. Sudah seharusnya SMK PK menjadi pelopor semangat terciptanya sekolah masa depan yang memiliki nuansa ramah anak dan membuat proses belajar mengajar menjadi menyenangkan.”
Program SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) bertujuan memperkuat kemitraan, memperkuat kualitas sumber daya manusia SMK, memperkuat kompetensi keterampilan nonteknis (softskill) dan keterampilan teknis (hardskills), mewujudkan perencanaan yang berbasis data, meningkatkan efisiensi dan mengurangi kompleksitas, dan meningkatkaan sarana dan prasarana serta memperkuat kemitraan dan kerja sama.”
